Arsitektur Sistem Operasi LinuxSebelum kita mengupas mengenai Arsitektur Sistem Operasi Linux secara keseluruhan, secara umum arsitektur itu sendiri merupakan konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem. Sedangkan sistem operasi merupakan perangkat lunak yang paling penting untuk menjalankan suatu aplikasi. Sistem operasi berfungsi dalam mengelola memori komputer dan proses-proses yang berjalan didalam komputer, serta semua perangkat lunak dan perangkat keras. Tanpa adanya sistem operasi, pengguna tidak bisa menjalankan berbagai program aplikasi pada komputer, kecuali program booting. Ada banyak jenis sistem operasi berikut dengan arsitekturnya masing-masing, diantaranya ada tiga sistem operasi komputer yang umum digunakan yaitu Microsoft Windows, Mac OS X, dan Linux. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Arsitektur Sistem Operasi Linux yang memiliki konsep yang hampir sama dengan sistem operasi lainnya, hanya saja perbedaannya terdapat pada setiap komponen-komponen penting didalamnya.

Berikut ini komponen-komponen penting pada Arsitektur Sistem Operasi Linux

  1. Kernel

Seperti yang kita tahu kernel merupakan pusat dari sistem operasi. Kernel adalah program yang dimuat saat boot yang berfungsi sebagai interface antara user-level program dengan hardware. Fungsinya seperti layaknya sistem operasi, menangani task switching dalam multitasking, menangani permintaan membaca atau menulis peralatan disk, melakukan tugas-tugas network serta mengatur penggunaan memori.

Secara teknis Linux hanyalah sebuah kernel. Program lain seperti kompiler, editorwindow manager dsb yang disertakan dalam paket hanyalah sebuah distribusi (RedHat, Slackware, SuSE dsb) yang melengkapi kernel menjadi sebuah sistem operasi yang lengkap.

Biasanya memiliki bentuk biner dimuat langsung ke memori pada waktu startup sistem, biasanya ditemukan di file / boot / vmlinuz, sedangkan file sumber biasanya dapat ditemukan di /usr/src/linux. Versi terbaru dari Sumber kernel Linux dapat diunduh dari http://www.kernel.org.

 

  1. Shell

Shell adalah penerjemah pada sistem Linux atau Unix, bertindak sebagai antarmuka antara pengguna dan kernel. Pengguna cukup memberikan perintah dan shell yang akan menanganinya. Shell memiliki sebuah keunikan tersendiri, Karena berjalan disebuah platform Linux atau Unix, dan memiliki konsep perintah tingkat tinggi. Shell juga dikenal dengan bahasa “command line processing” ini karena sintaks yang digunakan di dalam pemrograman shell merupakan perintah-perintah dasar dari Linux atau Unix. Selain itu juga sintak Shell dapat langsung dieksekusi langsung pada terminal console Linux atau Unix. Berikut ini perintah dapat berupa :

  • Perintah built-in
    yaitu perintah yang merupakan bagian internal dari shell
  • Perintah eksternal
    yaitu perintah yang bukan bagian internal dari shell (dapat berupa utilitas atau program aplikasi)

Di dalam sistem operasi Linux atau Unix tipe-tipe shell sangat beragam. Berikut ini macam-macam nama shell dalam Linux:

  • Bourne shell adalah jenis shell yang tertua pada system UNIX. Nama shell ini berdasarkan nama penciptanya Stephen R. Bourne, dari Laboratorium Bell, AT&T. Shell ini diperkenalkan pertama kali pada akhir 70-an dan dipakai sebagai shell utama pada UNIX yang berpatokan pada AT&T.
  • C shell diciptakan oleh Bill Joy. Shell ini menjadi standar pada sistem UNIX versi Barkeley. Format perintah menyerupai bahasa C. Kini muncul versi pengembangannya yang disebut tesh.
  • Korn shell adalah shell yang diciptakan oleh David Korn di Laboratorium Bell, AT & T pada tahun 1983. Namun shell ini baru dipublikasikan pada tahun 1986. Shell ini bersifat kompatible dengan Bourne shell, artinya perintah-perintah yang didukung Bourne shell juga dapat dijalankan pada Korn shell. Di lingkungan LINUX terdapat versi Korn shell yang disebut Public Domain Korn Shell (pdksh).
  • Bourne Again shell (bash) populer di lingkungan Unix. Shell ini dibuat
    dengan menyertakan fitur yang terdapat pada Korn Shell dan C Shell dan
    tentu saja bersifat kompatible dengan Bourne shell.

 

  1. Sistem Utilitas

Utilitas (Arsitektur Sistem Operasi Linux) adalah program yang disediakan sistem UNIX / LINUX untuk melaksanakan tugas tertentu. Jumlahnya sangat banyak dengan fungsi yang beraneka ragam. Seperti UNIX lainnya, utilitas sistem Linux juga termasuk program server yang menyediakan jaringan jarak jauh dan layanan administrasi (misalnya telnetd dan sshd menyediakan fasilitas login jarak jauh, lpd menyediakan layanan pencetakan, httpd melayani halaman web, crond menjalankan tugas administrasi sistem secara otomatis). Beberapa kelompok utilitas yang dilihat dari fungsinya, yaitu:

  • Utilitas manajemen berkas dan direktori
    Pada utilitas kelompok ini sangat bemanfaat untuk melakukan tugas yang berhubungan dengan berkas dan direktori, misalnya untuk membuat direktori dan menghapus berkas.
  • Utilitas penyunting berkas
    Pada utilitas ini sering disebut editor, sangat bermanfaat untuk membuat program atau menyimpan informasi tertentu ke dalam berkas.
  • Utilitas penunjang komunikasi dan jaringan
    Utilitas ini bermanfaat untuk melakukan komunikasi antar pemakai. Bahkan pemakai dapat mentransfer data antar sistem.
  • Utilitas administrasi sistem
    Utilitas ini berguna bagi administrator sistem untuk mengelola sistem. Misalnya untuk menciptakan nama pemakai baru dan mendaftarkan printer pada sistem.
  • Utilitas pemrograman C
    Kelompok utilitas ini berguna untuk membuat program aplikasi dengan bahasa C.
  • Utilitas penganalisis unjuk kerja sistem
    Pada utilitas ini dapat digunakan oleh administrator sistem untuk menganalisis unjk kerja sistem, sehingga dapat melakukan penyetelan guna meningkatkan unjuk kerja.
  • Utilitas untuk keperluan backup dan restore
    Kelompok utilitas ini bermanfaat untuk menyalin atau memindahkan data atau program ke media ekternal seperti magnetic tape, atau sebaliknya.

 

  1. Program Aplikasi

Aplikasi adalah program-program yang dibuat oleh pemakai, untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Program-program ini dapat dibuat dengan menggunakan sejumlah utilitas, perintah built-in milik shell, atau dibangun dengan bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau Python dan berbagai development tool seperti Oracle dan Informix. Redhat Linux juga dilengkapi dengan rpm, Redhat Package Manager yang membuatnya mudah untuk menginstal dan menghapus program aplikasi.

Perbedaan Sistem Operasi Linux dengan sistem operasi lainnya

Berikut ini dibagi menjadi beberapa sudut pandang untuk membedakan ketiganya, diantaranya yaitu:

  1. Segi Kepopuleran
    Windows memiliki tingkat populer pertama. Mac OS adalah yang kedua. Linux adalah yang ketiga.
  2. Segi Harga
    Windows adalah salah satu sistem operasi yang berbayar. Linux dan Mac OS adalah sistem operasi bisa didapat dengan gratis.
  3. Segi User Interface
    Windows tidak memiliki banyak user interface. Linux memiliki banyak user interface. Mac OS tidak memiliki banyak user interface. Akan tetapi, meskipun Mac OS tidak mempunyai banyak user interface tapi Mac OS sudah baik untuk dipakai dan dipandang.
  4. Segi Kualitas Gambar
    Kualitas gambar Mac OS adalah kualitas gambar yang paling bagus diantara Windows dan Linux.
  5. Segi Kelengkapan Program
    Pertama kali memakai Windows, maka harus mengisi program aplikasi yang lain. Didalam Linux sudah terdapat banyak program yang siap untuk dipakai. Didalam Mac OS sudah terdapat program yang siap dipakai, tapi tidak terlalu banyak.
  6. Segi Keamanan Virus
    Linux memiliki tingkat keamanan dari virus yang paling kuat. Bahkan banyak orang yang menggunakan Linux sebagai sistem operasi pembuat virus. Dan Mac OS pun susah untuk terkena virus. Sedangkan Windows rentan sekali terkena virus.
  7. Segi Kenyamanan Pemakai
    Windows adalah sistem operasi yang sangat disukai oleh para user atau brainware karena lebih mudah untuk dipakai dibandingkan dengan sistem operasi yang lainnya.

 

sekian artikel Arsitektur Sistem Operasi Linux

Referensi:

http://www.unhas.ac.id/rhiza/arsip/kuliah/Arsitektur-Komputer/sistem%20operasi/Bab_01-Mengenal_Sistem_Operasi_dan_Arsitektur_Sistem_Operasi

https://www.galitekno.com/2017/01/arsitektur-sistem-operasi-linux.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

http://www.teknody.com/perbedaan-tentang-windows-linux-dan-mac-os

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.